Penerapan Akuntansi Lingkungan Pada Badan Usaha Milik Desa Untuk Mewujudkan Green Accounting (Studi Kasus Pada Badan Usaha Milik Desa Adijaya Lampung Tengah)

Agus Kurniawan, Ulul Azmi Mustofa

Abstract


Akuntansi lingkungan (green accounting) adalah suatu tahapan identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian serta pengungkapan atas seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperbaiki  kualitas lingkungan dengan  cara mencegah, mengurangi bahkan menghindari dampak negatif terhadap lingkungan. Analisis akuntansi lingkungan (green accounting) yang peneliti lakukan pada BUMDES Adijaya adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan akuntansi lingkungan dalam pengelolaan limbah yang diterapkan oleh BUMDES. Penelitian  ini menggunakan  pendekatan  deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Tekn ik analisis data  yang  digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa BUMDES Adijaya sudah menerapkan akuntansi lingkungan yang terdiri dari lima tahapan alokasi biaya pengelolaan limbah yaitu tahapan identifikasi, pengakuan,  pengukuran,  penyajian serta pengungkapan.  Tetapi tahapan penyajian dan pengungkapan belum sesuai dengan standar akuntansi yang berterima umum  sehingga perlu adanya saran untuk pertimbangan masa yang akan datang.


Full Text:

PDF
DOI: 10.24127/jf.v5i1.695

Article Metrics

Abstract view : 2645 times
PDF - 2102 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

FIDUSIA : JURNAL KEUANGAN DAN PERBANKAN Stats