STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR KEPARIWISATAAN DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24127/jm.v9i1.75Abstract
Pengembangan objek wisata hendaknya dilakukan dengan lebih fokus melalui penataan dan pengembangan berbagai objek pariwisata secara gradual dan sistematis dengan melengkapi segala fasilitas pendukungnya. Tantangan ini tidak mudah dan karena itu diperlukan upaya maksimal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur serta berbagai pihak terutama instansi/lembaga dan dunia usaha yang secara langsung maupun tidak langsung menunjang pembangunan kepariwisataan, untuk saling bersinergi. Tujuan penelitian ini adalah : untuk mengetahui dan menetapkan objek pariwisata yang perlu mendapatkan skala prioritas sebagai wisata unggulan yang akan dikembangkan serta mendapatkan rumusan strategi dalam rangka pengembangan objek wisata di Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 12 Orang yang dianggap pakar dalam bidang kepariwisataan di Lampung Timur. Teknis analisis data yang digunakan menggunakan metode Analisis Weighted Product sedangkan untuk memperoleh strategi pengembangan kepariwisataan menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa objek wisata unggulan di Kabupaten Lampung Timur adalah Objek Wisata Taman Nasional way Kambas ranking 1 , Objek Wisata Balai Benih Induk Holtikultural rangking 2 dan Taman Purbakala Pugung Raharjo rangking 3. Strategi Pengembangan Objek wisata Unggulan Kabupaten Lampung Timur adalah sebagai berikut: (i). Melakukan Kerjasama dengan pihak Ke tiga (swasta) atau pihak keswadayaan masyarakat, (ii). meningkatkan dan mempertahankan aksesibilitas eksternal kawasan agar tingkat pencapaian objek daya tarik wisata mudah dijangkau oleh wisatawan, (iii). meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM agar pengelolaan objek daya tarik wisata lebih optimal, (iv). pengembangan fasilitas penunjang mengingat proporsi penggunaan lahan non terbangun masih besar, hal tersebut diatur oleh kebijakan pengembangan, dan pengembangan pemasaran invesatasi dan pemasaran wisata.
Â
Kata Kunci : Weighted Product, Pengembangan, Wisata Unggulan
References
Ade Surahman, 2014, Pengembangan Ekowisata “Javan Rhino Study And Conservation Area†Di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.
Arvianti, M. 2007, Analisis Peringkat Sumber Informasi Penentu Keputusan Berlibur Nusantara di Bali dan Aplikasinya terhadap pemeliharaan Media Komunikasi, Denpasar. Fakultas Ekonomi Universitas Udayana.
BPS 2014 Profil Kabupaten Lampung Timur.
Breno T and Bricker 2001. Sustainable Tourism Development : The Long Road from Theory to Practise International Journal of Economic Development.
Dinas Kebudayaan dan Parwiwisata Lampung Timur 2014 Rencana Pembangunan Pengembangan Daerah Kabupaten Lampung Timur
Irham Fahmi, 2013, Managemen Strategis. Bandung : Alfabeta.
Kusrini, 2007, Strategi Perancangan dan Pengolahan Basis Data. Yogyakarta: Andi.
Kusumadewi, Sri, 2006, Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (Fuzzy MADM). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Turban, 2005, Decision Support System and Intelligent System (Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas). Yogyakarta: Andi.
Ni Gusti,A.D.P.A 2011, Persepsi Masyarakat Desa Beraben Tentang Program Siaran Pariwisata Budaya di Bali TV Sebagai Media Informasi dan Promosi.(tesis) Universitas Udayana.Denpasar
Ningrum.W.R, 2012, Sistem Pendukung Keputusan Untuk Merekomendasikan TV Layar Datar Menggunakan Metode Weighted Product (WP). Artikel Ilmiah. Universitas Kristen Satya Wacana.
Qadarrochman, Nasrul. 2010, “Analisis Penerimaan Daerah dari Sektor Pariwisata Di Kota Semarang dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (skripsi)â€. Semarang : Universitas Diponogoro.
Respati,N.N.R,2006, Analisa Sumber Informasi Penemu Keputusan Berlibur Wisatawan Asing Terhadap Komunikasi Pemasaran,Denpasar: Fakultas Ekonomi Universitas 119 Udayana.
Riduansyah, Mohammad, 2003, “Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Guna Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kota Bogor) (tesis)â€. Depok : Universitas Indonesia.
Ridwan, Mhd. 2002, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Jumlah Alokasi Anggaran Sektoral Dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Aceh Tenggara (tesis)â€. Medan : Universitas Sumatera Utara.
Setyorini, 2004, Kebijakan Pariwisata Dalam rangka Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat Kabupaten semarang, Semarang: Universitas Diponegoro.
Tracy Berno, 2001, (International jurnal of economic.Development )
Muttaqin T,Purwanto RH, Rufiqo SN. 2011. Kajian Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata di Cagar Alam Pulau Sempu kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. GAMMA.6 (2):152-161.
Rangkuti F.2001.Analis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis.Jakarta(ID): Gramedia.
Wardiyanta. 2010. Metode Penelitian Pariwisata.Yogyakarta(ID):ANDI
Balai Taman Nasional Way Kambas.2012. Sekilas Informasi Taman Nasional Way Kambas. Edisi Revisi. Propinsi Lampung.
Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata. 1987. Dasar-Dasar Pengetahuan Pariwisata. Jakarta. Departemen Parpostel.
Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, 2007 tentang Kriteria dan Penetapan Destinasi Pariwisata Unggulan Nomor: PM.17/HK.002/MKP-2005 (www.google.com/url.diakses 6 maret )
Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, 2007 Tentang perubahan Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.07/HK-001/MKP-2007. (www.google.com/url.diakses 6 maret 2015)
Propinsi Lampung tentang data kunjungan wisata. (www.Detik.com 27 Maret 2015)
Downloads
Issue
Section
License
Licensing and Reuse Rights
All articles published in Derivatif: Jurnal Manajemen are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, including commercial use, provided that the original author(s) and the source are properly credited.
Under the CC BY license, readers are allowed to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial purposes
No additional permission is required from the authors or the publisher, as long as proper attribution is given.
The full license text can be accessed at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Â
Copyright and Author Rights Policy
Authors who publish in Derivatif: Jurnal Manajemen retain the copyright of their articles.
By submitting and publishing their manuscript, authors grant Derivatif: Jurnal Manajemen the right of first publication and the right to publish, reproduce, distribute, and archive the article in all forms and media.
All published articles are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
Under this license:
Authors retain full copyright ownership of their work.
The journal is granted the right to publish and disseminate the article as the original publisher.
Readers and third parties are permitted to read, download, copy, distribute, print, search, link to the full texts, and reuse the articles for any lawful purpose, including commercial use, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal.
No additional permission is required from the authors or the publisher for reuse that complies with the terms of the CC BY license.
The full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/