KAJIAN IDENTIFIKASI & STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK EKONOMI KREATIF BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DI KOTA METRO
DOI:
https://doi.org/10.24127/jm.v7i1.270Abstract
Pengembangan ekonomi kreatif merupakan pilihan tepat untuk menjaga ketahanan ekonomi dalam kondisi krisis global. Ekonomi kreatif perlu dikembangkan karena ekonomi kreatif berpotensi besar dalam memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan; menciptakan iklim bisnis yang positif membangun citra dan identitas bangsa; berbasis pada sumberdaya yang terbarukan; menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa; dan memberikan dampak sosial yang positif. Pengembangan ekonomi kreatif di Kota Metro sangat diperlukan untuk menjawab tantangan permasalahan pembangunan, diantaranya pertumbuhan ekonomi yang relatif konstan atau bahkan cenderung rendah pasca krisis ekonomi, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang masih cukup tinggi, dan daya saing industri yang masih rendah. Adapun tujuan penelitian ini adalah : Terinventarisasi dan teridentifikasinya berbagai potensi sumberdaya dan kendala yang dimiliki oleh industri kreatif yang ada di Kota Metro; tersusunnya gambaran lingkungan strategis internal dan eksternal dari industri / ekonomi kreatif Kota Metro dan tersusunnya skala prioritas pengembangan produk ekonomi kreatif Kota Metro. Metode Analisis yang digunakan dalam menentukan skala prioritas pengembangan produk ekonomi (industri) kreatif di Kota Metro digunakan teknik Weighet Product (WP) dengan memanfaatkan variabel-variabel yang dianggap krusial dalam menentukan skala prioritasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pendapat pakar, bobot tertinggi untuk menilai pengembangan ekonomi (industri) kreatif di Kota Metro adalah omzet penjualan (0,1852) dan ketersediaan tenaga kerja (0,1852). Pemikiran dari responden tersebut didasarkan atas fakta empirik bahwa dengan besarnya omzet penjualan berarti permintaan atas produk industri kreatif tersebut prospektif dan akan dapat mendorong kemajuan usaha tersebut dan memiliki dampak pengganda (multi plier effect) yang besar untuk menarik dan mendorong berkembangnya usaha-usaha lain yang terkait dengan industri tersebut. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan Weighted Product (WP), terdapat 3 (tiga) dari 13 (tiga belas) industri kreatif yang menjadi bidang utama dalam konteks pengembangan ekonomi kreatif, yaitu : Industri Kerajinan (0,0416), Industri Layanan, Komputer dan Perangkat Lunak (0,0405) serta Industri Penerbitan dan Percetakan (0,04012). Â Terkait dengan strategi tersebut, maka hendaknya strategi pengembangan ekonomi (industri) kreatif di Kota Metro perlu untuk memfokuskan diri pada penguatan industri, peningkatan akses permodalan usaha, perluasan akses pasar, peningkatan apresiasi terhadap pelaku dan produk, peningkatan kapasitas dan mutu SDM Industri, serta penguatan kelembagaannya.
Â
Kata Kunci : Ekonomi Kreatif, Weighted Product, Strategi Pengembangan Produk
References
Barringer, Richard, et.al., (tidak ada tahun). “The Creative Economy in Maine: Measuirement & Analysisâ€, The Southern Maine Review, University of Southern Maine
Christopherson, Susan (2004). “Creative Economy Strategies For Small and Medium Size Cities: Options for New York Stateâ€, Quality Communities Marketing and Economics Workshop, Albany New York, April 20, 2004
Departemen Perdagangan Republik Indonesia (2008). “Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 : Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009 - 2025'“' Evans, Graeme L (2009). “From Cultural Quarters to Creative Clusters - Creative Spaces in The New City Economyâ€
Kanazawa City Tourism Association, 2010, “Trip to Kanazawa, City of Crafts 2010 Dates- - Jan. 1 - March 31, 2010,†accessed on May 12, 2010 from http://www.kanazawatourism.com/eng/campaign/images/VJY winter.pdf
Ooi, Can-Seng (2006). “Tourism and the Creative Economy in Singaporeâ€
Pangestu, Mari Elka (2008). “Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 “; disampaikan dalam Konvensi Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015 yang diselenggarakan pada Pekan Produk Budaya Indonesia 2008, JCC, 4 -8 Juni 2008
Salman, Duygu (2010). “Rethinking of Cities, Culture and Tourism within a Creative Perspective†sebuah editorial dari PASOS, Vol. 8(3) Special Issue 2010-06-16
Sumantra, I Made (tidak ada tahun). “Peluang Emas Seni Kriya Dalam Ekonomi Kreatifâ€
Syahra, Rusydi (2000). “Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pendukung Produksi Produk Kerajinan Sebagai Daya Saing Dalam Menghadapi Persainganâ€, makalah yang disampaikan dalam Seminar Nasional Kerajinan 2000, Balai Sidang, Jakarta
UNDP (2008). “Creative Economy Report 2008â€
UNESCO (2009). Panduan Dasar Pelaksanaan Ekowisata
http:%/www.nafed.go.id/docs/warta ekspor/file/Warta Ekspor 2009 04.pdf
Yoeti, Oka A. (1985). Pengantar Ilmu Pariwisata, Bandung: Angkasa
Yozcu, Ozen Kirant dan Icoz, Orhan (2010). “A Model Proposal on the Use of Creative Tourism Experiences in Congress Tourism and the Congress Marketing Mixâ€, PASOS, Vol. 8(3) Special Issue 2010
BPS Kota Metro (2012). Kota Metro Dalam Angka 2012.
Ningrum dkk (2012). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Merekomendasikan TV Layar Datar Menggunakan Weighted Product. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
Downloads
Issue
Section
License
Licensing and Reuse Rights
All articles published in Derivatif: Jurnal Manajemen are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, including commercial use, provided that the original author(s) and the source are properly credited.
Under the CC BY license, readers are allowed to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial purposes
No additional permission is required from the authors or the publisher, as long as proper attribution is given.
The full license text can be accessed at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Â
Copyright and Author Rights Policy
Authors who publish in Derivatif: Jurnal Manajemen retain the copyright of their articles.
By submitting and publishing their manuscript, authors grant Derivatif: Jurnal Manajemen the right of first publication and the right to publish, reproduce, distribute, and archive the article in all forms and media.
All published articles are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
Under this license:
Authors retain full copyright ownership of their work.
The journal is granted the right to publish and disseminate the article as the original publisher.
Readers and third parties are permitted to read, download, copy, distribute, print, search, link to the full texts, and reuse the articles for any lawful purpose, including commercial use, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal.
No additional permission is required from the authors or the publisher for reuse that complies with the terms of the CC BY license.
The full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/