PENDEKATAN OVOP SEBAGAI PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN WILAYAH KOTA PROVINSI LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.24127/jm.v10i2.113Abstract
Abstrak
Pendekatan One Village One Product (OVOP) adalah merupakan bagian dari  pembangunan melalui program pengembangan produk-produk unggulan yang dimiliki oleh dareah kota provinsi Lampung dengan tujuan untuk memajukan ekonomi daerah. Konsep OVOP berasal dari Oita, Jepang dan diadopsi oleh berbagai negara di dunia. Indonesia melalui Kementerian Perindustrian sejak tahun 2008 melaksanakan program OVOP yang bertujuan untuk memajukan potensi yang dimiliki oleh daerah melalui pengembangan produk unggulan daerah tersebut khususnya yang terdapat pada daerah kota di provinsi Lampung. Pendekatan OVOP dalam rangka mengembangkan produk ungulannya memerlukan pendekatan dengan prinsip mendasar OVOP dan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh industri produk di daerah sasaran penelitian, hal ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan OVOP di Indonesia yang telah berlangsung sejak tahun 2008 dan menyusun sebuah rekomendasi bagi pengembangan potensi produk unggulan dengan pendekatan OVOP dengan mengambil obyek daeah kota Provinsi Lampung. Dalam pengembangan produk unggulan yang dimiliki oleh daerah kota provinsi lampung tidak akan terlepas dari campur tangan pemerintah setempat selain itu juga partisipasi masyarakat dalam melaksanakan dan mengawasi berjalannya pengembangan produk unggulan. Dalam program pengembangan desain produk memegang peranan yang sangat penting. Diperlukan peran desainer yang sangat kuat untuk dapat mengembangkan desain yang dapat memahami kebutuhan pasar sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional produk dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan produk tersebut.
Kata kunci: Produk unggulan, Pendekatan OVOP, Wilayah Kota
References
DAFTAR PUSTAKA
Hiramatsu & Morihiko. 2009. Opening Speech OVOP International Seminar in Bali, Indonesia.
Kementerian Perindustrian. 2010. Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Pengembangan IKM melalui Pendekatan Satu Desa Satu Produk (One Village One Product–OVOP), Jakarta: Dirjen IKM Kementerian Perindustrian
Murayama, H. 2009. A Case Study Archive of OVOP for Regional Development, The 6th OVOP International Seminar, Bali-Indonesia
Sugiharto, Y. & Rizal, S. 2008. Gerakan OVOP sebagai Upaya Peningkatan Pembangunan Daerah, Jakarta: Benchmark.
Tambunan, Mangara dan Ubaidillah, (2003). Pasar Global, Apakah Ancaman atau Tantangan Bagi UKM ?, dalam Ekonomi Kerakyatan dalam Kancah Globalisasi. Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Jakarta.
Downloads
Issue
Section
License
Licensing and Reuse Rights
All articles published in Derivatif: Jurnal Manajemen are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, including commercial use, provided that the original author(s) and the source are properly credited.
Under the CC BY license, readers are allowed to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial purposes
No additional permission is required from the authors or the publisher, as long as proper attribution is given.
The full license text can be accessed at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Â
Copyright and Author Rights Policy
Authors who publish in Derivatif: Jurnal Manajemen retain the copyright of their articles.
By submitting and publishing their manuscript, authors grant Derivatif: Jurnal Manajemen the right of first publication and the right to publish, reproduce, distribute, and archive the article in all forms and media.
All published articles are licensed under the Creative Commons Attribution (CC BY) 4.0 International License.
Under this license:
Authors retain full copyright ownership of their work.
The journal is granted the right to publish and disseminate the article as the original publisher.
Readers and third parties are permitted to read, download, copy, distribute, print, search, link to the full texts, and reuse the articles for any lawful purpose, including commercial use, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal.
No additional permission is required from the authors or the publisher for reuse that complies with the terms of the CC BY license.
The full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/